Z

ザジズゼゾ — The Z Row

01

Mengapa baris Z hanyalah baris S + ゛

Baris Z adalah baris S dengan dakuten (゛): サ→ザ, シ→ジ, ス→ズ, セ→ゼ, ソ→ゾ. Dua coretan kecil itu menyuarakan “s” menjadi “z.” Satu pelafalan yang perlu diingat: シ→ジ dibaca “ji,” bukan “zi” — persis seperti perubahan し→じ pada hiragana. Bentuknya adalah baris S yang sudah kamu kenal, termasuk dua coretan kiri pada ジ dan sapuan turun pada ゾ.

Baris S + ゛ = Baris Z: tulis katakana dasarnya, lalu tambahkan dua coretan kecil di kanan atas. Cukup ingat シ→ジ dibaca “ji,” dan bahwa ジ akhirnya memiliki dua pasang tanda — dua tanda asli di sisi kiri, ditambah dua dakuten di atas.
02

Pengucapan sekilas

KanaRomajiPengucapan
zaLike "za" in "pizza"
jiLike "jee" in "jeep"
zuLike "zoo"
zeLike "ze" in "zest"
zoLike "zo" in "zone"
03

Kata serapan yang dibentuk dari baris Z

Baris Z muncul di berbagai kata serapan sehari-hari. Berikut dua kata untuk tiap karakter.

pizapizza
dezaindesign
jūsujuice
jīnzujeans
zubontrousers, pants
kuizuquiz
zerozero
zerījelly
zouelephant
zōnzone
04

Selanjutnya

Berikutnya adalah baris ダ (ダ ヂ ヅ デ ド) — baris T dengan dakuten. Dua anggotanya, ヂ (ji) dan ヅ (zu), bertumpang suara dengan ジ dan ズ serta jarang dipakai dalam penulisan modern.