wo / ヲ
Katakana langka dari baris W — “wo,” dilafalkan “o.” Kamu jarang menjumpainya: partikel を hampir selalu ditulis dalam hiragana.
Pengucapan
Karakter ヲ secara historis mewakili 'wo' tetapi pada dasarnya tidak pernah digunakan dalam bahasa Jepang modern. Hiragana を berfungsi sebagai partikel objek langsung, dan partikel dalam bahasa Jepang ditulis dalam hiragana, bukan katakana. ヲ hanya muncul saat ini dalam teks arkais, hiasan stilistik, dan beberapa nama diri.
ヲ sepadan dengan hiragana を — dan seperti を, ia dilafalkan sederhana “o.” Dalam bahasa Jepang modern ia hanya bertahan sebagai partikel penanda objek, yang biasanya ditulis を dalam hiragana, sehingga katakana ヲ benar-benar langka. Kamu akan melihatnya kebanyakan pada teks lama, papan tanda bergaya, atau telegram — hampir tidak pernah dalam kata serapan.
Cara menulis ヲ
Telusuri ヲ pada kanvas di bagian atas halaman. Panah animasi menunjukkan arah setiap guratan; telusuri mengikutinya dan guratan akan terisi. Setiap langkah bernomor di bawah menjelaskan fungsi guratan tersebut.
Goresan horizontal melintasi bagian atas, dari kiri ke kanan.
Goresan horizontal kedua di bawahnya, dari kiri ke kanan.
Goresan dari ujung kanan menyapu turun dan ke kiri — ekor melengkung dari ヲ.
Asal-usul
Katakana ヲ berasal dari kanji 乎 (wo, partikel seru klasik). Ia memudar dari penggunaan sehari-hari bersama bunyi “wo” yang khas, yang melebur menjadi “o” berabad-abad lalu.
Kata Umum dengan ヲ
Lembar latihan yang dapat dicetak
Cetak lembar ini untuk berlatih menulis ヲ dengan tangan — baris atas menunjukkan urutan goresan untuk ditiru, lalu isi kotak-kotak kosongnya.
Lock it into memory
Reading is only half of it. Drill the katakana you’ve learned with spaced-repetition flashcards — the fastest way to make them stick.